11 contoh perubahan dan keberlanjutan dalam sejarah Indonesia dan dunia terlengkap

Contoh perubahan dan keberlanjutan dalam sejarah Indonesia

Seperti telah kita ketahui bahwa kehidupan selalu berubah. Sebuah perubahan bisa karena direncanakan atau berjalan secara alami. Perubahan baik maupun buruk pasti akan menjadi sebuah keberlanjutan. Perubahan bisa diartikan sebuah keadaan sebelumnya, entah itu itu perubahan kemajuan atau kemunduran. Perubahan yang terjadi baik dalam hal politik, sosial, budaya, ekonomi maupun teknologi dan dipengaruhi oleh banyak faktor, baik itu intern maupun ekstern.

Sebagai contoh perubahan dalam sejarah baik di Indonesia misalnya peristiwa proklamasi kemerdekaan, revolusi industri, revolusi Perancis, perubahan ideologi, dan lain-lain. Adapun contoh sejarah keberlanjutan seperti pemilu, KKN dll.

Perubahan dan Keberlanjutan

Sejarah merupakan pembelajaran tentang perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu dalam kehidupan. Apapun itu akan berubah seiring dengan berjalannya waktu, seperti pemerintahan, bahasa, ide, teknologi, sikap, dan lain-lain. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa perubahan adalah suatu kepastian.

Dengan dasar ini, para sejarawan terus mempelajari berbagai jenis peristiwa sepanjang waktu, kemudian mengelompokkan peristiwa tersebut berdasarkan topik atau tema. Dengan mengkategorikan peristiwa sejarah maka orang akan lebih mudah untuk mengidentifikasi perubahan dan mempelajari pengaruhnya dari waktu ke waktu. Keberlanjutan sejarah cenderung pada kelanjutan peristiwa dari waktu ke waktu.

Contoh Perubahan dan Keberlanjutan

Jika anda mencari contoh perubahan dan keberlanjutan dalam sejarah, antara lain sebagai berikut:

1. Zaman Penjajah di Indonesia

Para pejuang dan pendiri bangsa Indonesia menyusun dan menerapkan strategi bagaimana agar Bangsa Indonesia terlepas dari belenggu penjajahan bangsa penjajah.

Strategi yang telah disusun kemudian sampai ke puncaknya pada proklamasi kemerdekaan Indonesia yang dikumandangkan pada tanggal 17 Agustus 1945 yang dibacakan oleh Ir. Soekarno didampingi Moh. Hatta. Ini merupakan contoh perubahan penting dalam sejarah bangsa Indonesia dari dijajah hingga memerdekakan diri.

2. Perubahan Ideologi di Jerman

Jerman adalah negara hebat yang mengalami perubahan ideologi setelah berakhirnya Perang Dunia II. Negara tersebut terbagi menjadi Jerman Barat yang berideologi liberal (Amerika Serikat) dan Jerman Timur yang berideologi komunis (Uni Soviet). Ini merupakan contoh perubahan ideologi sebuah negara.

3. Perubahan Sistem Pemerintahan di Prancis

Perubahan sistem Pemerintahan di Prancis terjadi pada tahun 1789, sistem pemerintahan tadinya monarki yang memandang kekuasaan mutlak di tangan satu orang berubah menjadi sistem pemerintahan republik yang dipimpin oleh seorang presiden.

4. Sistem pemerintahan Indonesia

Hingga saat ini (tahun 2022) sejarah pemerintahan bangsa Indonesia telah mengalami 3 periode perubahan yaitu orde lama, orde baru, dan reformasi. Sistem pemerintahan pun pernah mengalami beberapa kali perubahan, dari sistem presidential, sistem pemerintahan parlementer, sistem pemerintahan demokrasi liberal dan demokrasi terpimpin.

5. Cara hidup manusia

Manusia adalah makhluk sosial yang selalu ingin berubah. Sebagai contoh dalam hal cara hidup. Mereka telah mampu merevolusi kehidupan mereka sejak zaman batu hingga modern. Manusia purba dahulu selalu hidup berpindah-pindah (nomaden), mempertahankan hidup mereka dengan cara berburu meramu. Semakin lama mereka mulai mengenal cara bercocok tanam dan hidup menetap. Meskipun perubahan tersebut membutuhkan waktu yang sangat lama, namun ini membuktikan bahwa cara hidup manusia akan selalu berubah.

6. Perubahan UUD 1945

UUD 1945 merupakan salah satu contoh perubahan penting dalam kehidupan bangsa Indonesia. Perubahan Undang-undang Dasar dikenal dengan istilah amandemen. Perubahan tersebut merupakan perubahan yang sangat mendasar, di mana ini akan sangat berpengaruh besar terhadap kehidupan bermasyarakat di Republik Indonesia.

Konon, perubahan UUD 45 telah terjadi sebanyak 4x semenjak Undang-undang Dasar tersebut dibuat oleh para pendiri bangsa.

7. Keteraturan Sosial di Masyarakat

Contoh perubahan dan keberlanjutan selanjutnya adalah keteraturan sosial di masyarakat. Perubahan tersebut erat kaitannya dengan nilai sosial dan norma sosial hidup bermasyarakat.

Sebagai contoh, pada zaman dahulu sebuah acara ritual pernikahan selalu dilengkapi dengan sesaji. Hari pernikahan pun ditentukan pada tanggal tertentu, menghitung neptu weton kedua calon mempelai. Namun, seiring berjalannya waktu kebiasaan tersebut semakin jarang digunakan, karena banyak faktor. Ini membuktikan bahwa kehidupan masyarakat selalu mengalami perubahan.

8. Organisasi Pergerakan Nasional yang Awalnya Bersifat Tertutup Menjadi Terbuka

Pada awalnya, organisasi pergerakan nasional di Indonesia bersifat tertutup. Ini bisa dirunut sejak peristiwa kongres Boedi Oetomo di Gedung Sekolah Pendidikan Guru (Kweekschool) Yogyakarta. Waktu itu organisasi tersebut hanya boleh diikuti oleh para bangsawan Jawa, dengan alasan karena politik etis Belanda yang memberikan perlakuan khusus pada kaum priyayi.

Namun, semakin berjalannya waktu perubahan pun terjadi juga, organisasi-organisasi kemudian bersifat terbuka pada semua golongan dan kelompok yang ada di masyarakat.

9. Kasus KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme)

Sudah menjadi rahasia umum bahwa korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) seakan telah menjadi budaya di Indonesia. Meskipun telah digembar-gemborkan anti KKN, namun budaya tersebut masih merupakan kelanjutan budaya orde baru. Begitu pula KKN yang terjadi pada orde baru merupakan kelanjutan dari orde lama yang mungkin belum banyak diketahui khalayak ramai.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa budaya korupsi telah tertanam sejak zaman orde lama dan diturunkan dari suatu geerasi ke generasi berikutnya. Dan bahkan mungkin telah terjadi sejak zaman penjajahan.

10. Pemilu (Pemilihan Umum)

Pesta demokrasi Pemilu di Indonesia pertama kali dilaksanakan pada tahun 1955 pada masa Kbainet Burhanudidin Harahap.

Pada saat pemilu pertama kali dilaksanakan untuk memilih anggota parlemen (DPR) dan konstituante yang memiliki hak dan wewenang melakukan perubahan terhadap konstitusi negara. Meskipun mengalami beberapa perubahan, namun pemilu masih dilaksanakan Bangsa Indonesia untuk memilih pemimpin ataupun anggota DPR hingga saat ini.

11. Kepercayaan

Sejak sebelum mengenal agama, manusia telah menganut suatu kepercayaan. Khususnya nenek moyang bangsa Indonesia telah menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. Selanjutnya sekitar abad ke-2 dan ke-4 Masehi yang dibawa oleh para pedagang dari India.

Setelah sekian lama, pada abad ke-13 masuklah agama Islam ke Indonesia yang dibawa para pedagang dari Gujarat dan disebarkan ke seluruh nusantara.

Tidak berhenti di situ, Bangsa Portugis masuk ke Indonesia dengan membawa ajaran agama Kristen Katholik ke Indonesia. Hingga saat ini kepercayaan tersebut masih banyak dianut oleh sebagian masyarakat Indonesia.

Kesimpulan

Itulah contoh perubahan dan keberlanjutan dalam sejarah Indonesia. Dari pembahasan di atas dapat kita simpulkan bahwa kehidupan manusia selalu mengalami perubahan dan keberlanjutan. Hal penting yang dapat kita petik adalah janganlah memegang sesuatu terlalu kuat atau biasa disebut fanatik, karena sesuatu pasti akan berubah seiring berjalannya waktu dan berkelanjutan di masa mendatang.

Pos terkait