Ciri-ciri Pergerakan Nasional tahun 1908-1945

6 Ciri Pergerakan Nasional

Gerakan kebangsaan Indonesia atau lazim disebut pergerakan nasional berlangsung antara tahun 1908 – 1945. Perjuangan dalam periode itu memiliki ciri-ciri, antara lain :

  1. perjuangan bersifat nasional.
  2. pimpinan perjuangan ditentukan berdasarkan kemauan, kemampuan, kecerdasan dan keterampilan (rasional), tidak lagi berdasarkan kharisma.
  3. perjuangan berkesinambungan, walaupun pimpinan perjuangan tertangkap atau meninggal, pimpinan perjuangan dapat diganti setiap saat.
  4. perjuangan diatur dan dikendalikan oleh organisasi modern sebagai wadah dan alat perjuangan.
  5. cita-cita perjuangan sangat jelas, yaitu terwujudnya bangsa dan negara Indonesia merdeka dan berdaulat.
  6. perjuangan untuk kepentingan bangsa Indonesia, tidak untuk kepentingan pribadi/golongan.

Kutipan dialog Dr. Wahidin dan Sutomo

Berikut kutipan dialog antara Dr. Wahidin (penganjur pergerakan nasional) dan Sutomo (siswa STOVIA) :

A. Dr. Wahidin : Telah lama bangsa kita hidup menderita akibat penjajahan. Kita harus meningkatkan pengajaran dan kehidupan rakyat kita. Bangsa Indonesia sendiri yang harus berusaha.

Foto Dr. Wahidin Soedirohoesodo
Dr. Wahidin Soedirohoesodo

B. Sutomo : Saya sependapat. Sebab, tidak mungkin penjajah berbaik hati kepada bangsa yang dijajah. Kita harus berusaha sendiri.
A. Dr. Wahidin : Nah, untuk menyebarluaskan cita-cita luhur kita itu dan menanamkan pengertian kebangsaan kepada rakyat kita, sebaiknya didirikan organisasi. Tidakkah begitu?
B. Sutomo : Cocok! Saya akan mengumpulkan teman-teman pelajar STOVIA. Saya akan mengajak mereka mendirikan organisasi perjuangan kita.
A. Dr. Wahidin : Saya sangat setuju dan mendukung rencana itu. Sebab tanpa organisasi perjuangan tidak mungkin berhasil.
B. Sutomo : Mudah-mudahan organisasi itu dapat berdiri dalam waktu singkat.
Dari percakapan di atas dapat kita ambil contoh penting adalah kehidupan bermasyarakat kita saat ini, bahwa organisasi sangatlah penting untuk mencapai tujuan hidup yang adil, makmur dan sejahtera.

Baca juga sejarah pergerakan nasional Indonesia di bawah ini:

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com

Artikel Terkait
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, Awal Mula Indonesia Merdeka

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, Awal Mula Indonesia Merdeka

Sistem Kepercayaan Zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Warisan Spiritual yang Masih Bertahan

Sistem Kepercayaan Zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Warisan Spiritual yang Masih Bertahan

Sastra dan Bahasa pada Zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia

Sastra dan Bahasa pada Zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia

Keindahan Arsitektur dan Seni Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Warisan Megah yang Abadi

Keindahan Arsitektur dan Seni Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Warisan Megah yang Abadi

Sistem Pemerintahan Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Struktur, Pengaruh, dan Warisannya

Sistem Pemerintahan Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Struktur, Pengaruh, dan Warisannya

7 Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Sejarah, Warisan, dan Pengaruhnya

7 Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Sejarah, Warisan, dan Pengaruhnya

Artikel Populer
Daftar 38 Provinsi di Indonesia Beserta Ibukotanya Terbaru
Kalender Jawa Desember 2025: Weton, Pasaran, dan Hari Baik
Zaman Penjajahan di Indonesia: Sejarah, Dampak, dan Perjuangan Menuju Kemerdekaan
Kerajaan Kutai: Sejarah, Kejayaan, dan Peninggalannya (Abad ke-4 M)
Kerajaan Majapahit (Abad ke-13 M – 15 M): Sejarah, Kejayaan, dan Peninggalannya